Kerja Sama Dan Kolaborasi Semua Pihak, Demi Karanganyar Maju Dan Mantap 2023

Dwi Cahyono selaku Kepala Baperlitbang Kabupaten Karanganyar membuka sekaligus memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 Kabupaten Karangannyar yang dilaksanakan secara luring, bertempat di Ruang Rapat A Baperlitbang, Senin, 18 April 2022. Perumusan Rancangan Akhir RKPD merupakan proses penyempurnaan rancangan RKPD kabupaten menjadi rancangan akhir RKPD kabupaten berdasarkan Berita Acara kesepakatan hasil Musrenbang RKPD Kabupaten. Rancangan Akhir RKPD dibahas oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah dengan tujuan memastikan program dan kegiatan Perangkat daerah telah terakomodir dalam RKPD.

Melihat usulan Rencana Kerja (Renja) tahun 2023, pendapatan Kabupaten Karanganyar sebesar Rp. 2.106.652.466.500,- dengan rencana pengeluaran sebesar Rp. 2.874.460.376.864,- dan terdapat sisa dari proyeksi pembiayaan sebesar Rp. 196.676.439.000,- sehingga Kabupaten Karanganyar masih terjadi defisit sebesar Rp. 571.131.471.36. Terkait dengan adanya defisit yang masih terjadi, perlu dilakukan perbaikan dalam Rencana Kerja (Renja) Tahun 2023 yang diusulkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memperbaiki Renja Tahun 2023 antara lain : 1. Kepatuhan terhadap Dokumen RPJMD Tahun 2018-2023 (Perubahan), Kesesuaian program dan target indikator programnya; 2. Kepatuhan terhadap Dokumen RENSTRA OPD Tahun 2018-2023 (Perubahan), Kesesuaian kegiatan dan target indikatornya; 3. Pesan Arahan Bupati Karanganyar untuk Penyusunan RKPD Tahun 2023 yang disampaikan di depan Kepala Perangkat Daerah pada hari Rabu Tanggal 19 Januari 2022 di Ruang Anthurium; 4. Hasil Forum Gabungan Perangkat Daerah Serta Pokir atau Aspirasi DPRD.



Dwi Cahyono menjelaskan, melihat hasil capaian indikator kinerja utama Pemerintah Kabupaten dan Perangkat Daerah tahun 2021, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Yang pertama, dari 15 Indikator Kinerja Utama Pemkab, status capaiannya 14 indikator berstatus Sangat Tinggi, namun ada 1 indikator belum diketahui nilainya (NA) yaitu Nilai Kabupaten Peduli HAM. Yang kedua, Dari 39 Indikator Kinerja Utama Perangkat Daerah, status capaiannya ialah 31 indikator berstatus Sangat Tinggi, 4 indikator berstatus Tinggi, 2 indikator berstatus Sedang, 1 indikator berstatus Rendah, dan 1 indikator belum diketahui nilainya (NA).

Akhirnya, Dwi Cahyono berharap agar seluruh pihak dapat bekerja sama, memperbaiki pekerjaan-pekerjaan rumah yang masih menjadi kelemahan kita saat ini. Kita adalah satu tim Kabupaten Karanganyar, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, diperlukan sinergitas dan kolaborasi demi mencapai tujuan bersama yaitu tercapainya Karanganyara Maju dan Mantap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.