BAPERLITBANG INISIASI PEMBENTUKAN KLASTER KOPI KARANGANYAR LAWU

BAPERLITBANG – KARANGANYAR  Dalam rangka optimalisasi pengelolaan potensi ekonomi lokal khususnya potensi kopi di Kabupaten Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (BAPERLITBANG)  menginisiasi pembentukan Klaster Kopi Kabupaten Karanganyar.  Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Rapat Koordinasi Pembentukan Klaster Kopi Karanganyar bertempat di Ruang Rapat B Baperlitbang Kabupaten Karanganyar pada tanggal 10 Agustus 2022.

Hadir dalam kegiatan tersebut Unsur OPD : Baperlitbang; Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan; DPMPTSP; Disparpora; Disdagnakerkop UKM. Unsur pelaku usaha kopi : petani kopi; pedagang kopi; dan pengusaha kopi (coffee shop, dll); serta unsur stakeholder : Ketua FEDEP Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutan dan arahannya, Kepala BAPERLITBANG Dwi Cahyono, S.Sos. M.Si., mengatakan bahwa sangat penting dibentuk kelembagaan klaster yang di dalamnya berisi kolaborasi semua stakeholder terkait tentang kopi mulai dari hulu sampai hilir, mulai dari petani kopi, pedagang dan pengusaha kopi sampai dengan penikmat kopi.

“Perlu diperhatikan juga semua hal yang terkait usaha yang memberikan nilai tambah dari kopi tersebut, misalnya dengan fasilitasi dan pelatihan pengemasan produk (packaging) yang menarik. Bisa juga nanti sampai dengan mengurus Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari kopi tersebut mulai dari merek sampai Indikasi Geografis (IG) dikarenakan Kopi Karanganyar mempunyai cita rasa yang berbeda dan khas yang tidak bisa didapatkan di daerah lainnya (faktor geografis)” kata Kepala BAPERLITBANG Dwi Cahyono, S.Sos. M.Si.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi diskusi tentang Potensi Kopi Kabupaten Karanganyar oleh Bp. Wiyono, S.Sos., M.Si (Kepala Bidang Ekonomi Baperlitbang Kab. Karanganyar) dan penyampaian materi diskusi tentang Pengertian Klaster dan Tujuan Pengembangan Klaster Kopi di Kabupaten Karanganyar oleh Bp. Jaelani (Ketua FEDEP Kab. Karanganyar).

“Perlu diperhatikan juga semua hal yang terkait usaha yang memberikan nilai tambah dari kopi tersebut, misalnya dengan fasilitasi dan pelatihan pengemasan produk (packaging) yang menarik. Bisa juga nanti sampai dengan mengurus Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari kopi tersebut mulai dari merek sampai Indikasi Geografis (IG) dikarenakan Kopi Karanganyar mempunyai cita rasa yang berbeda dan khas yang tidak bisa didapatkan di daerah lainnya (faktor geografis)” kata Kepala BAPERLITBANG Dwi Cahyono, S.Sos. M.Si.

Dari hasil diskusi dengan seluruh peserta, disepakati dan menyetujui dibentuknya Klaster Kopi dengan nama Klaster Kopi Karanganyar Lawu. Susunan pengurus inti Klaster Kopi Karanganyar Lawu adalah Aji Sudarsono dari unsur pedagang kopi kemasan dari Tawangmangu untuk jabatan Ketua Klaster; Sartono dari unsur petani kopi dari Jenawi untuk jabatan Wakil Ketua Klaster; dan Sadiyono dari unsur pedagang kopi kemasan dari Tawangmangu untuk jabatan Sekretaris Klaster.

Untuk kelengkapan kelembagaan dan rancangan peraturan kelembagaan terkait dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Klaster Kopi, struktur organisasi Klaster Kopi, dan bisnis plan Klaster Kopi akan dibicarakan lebih lanjut dalam pertemuan mendatang yang direncanakan akan dilaksanakan melalui forum Focus Group Discussion (FGD).

Agenda terdekat adalah melakukan pendataan dan membentuk jejaring seluruh stakeholder terkait dengan kopi dan melakukan konsolidasi. OPD Teknis Mitra Bidang Ekonomi memberikan apresiasi dan dukungan terkait pembentukan Klaster Kopi dan akan melakukan pendampingan dan fasilitasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

(Penulis : NDS – Bidang Ekonomi Baperlitbang, 11 Agustus 2022)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.